author..


Aq hanyalah seorang manusia biasa yang lahir kedunia dengan nama Heru Ruswandar. Heru Ruswandar, itulah nama yang diberikan oleh orang tuaku dari kecil, itu juga yang menjadi alasan kenapa semua blogku memakai nama itu. Namun pada saat penulisan nama di ijazah SD dulu, huruf S pada namaku terselip. Jadilah sekarang namaku Heru Ruwandar, dan nama itu kupakai sampai sekarang. :D

Masa kecil kuhabiskan di sebuah dusun bernama Tanjung Fajar yang berkelurahan Tanjung Kemala bagian dari Kecamatan Pubian Lampung Tengah. Kampungku berada diantara kebon-kebon sawit di sebelah kiri rumah, dan sebelah kanan jalan raya kampung kami yang tak pernah bagus dan mulus sampai sekarang. Jalannya selalu rusak oleh truk2 besaaaaar yang mengangkut pasir padas (kami menyebutnya begitu) untuk membuat keramik (katanya) yang kami tak pernah melihat hasilnya seperti apa. Waqtu kecil dihabiskan bersama teman2 yang lugu, unyu2 yang sekarang sudah sebagian besar menikah dan punya anak. (aku kapan yak??😀 )

Dulu, aku langsung masuk SD karena kampung kami belum ada TK waktu itu, jadi aku nggak punya ijazah TK :D . Aku masuk sekolah tahun 1993. Hari pertama sekolah aku pulang duluan karena bosen disekolahan hehe. Lulus dari SD aq memutuskan untuk melanjutkan ke Madarasah karena lebih banyak pelajaran agamanya. Namun pada kenyatannya keseharian disekolah gxjauh beda ma sekolah umum. Saat kelas dua (sekarang nyebutnya kelas 8 8) aku ditunjuk jadi ketua kelas. Alih2 jadi contoh yang baik, aku malah sering ngajak temen2 cowo bolos sekolah (hehe). Dan semua pasti ikut kalo aku yang ngajak bolos, secara ketua kelas gitu loh :D . Namun akhirnya aku kena batunya juga. Pas jam pelajaran matematika dan wali kelas kami pula, aku tetep ngajak bolos semua temen2 cowo. Minggu depannya kami yang bolos dapet hukuman di depan kelas, terlabih aku sebagai ketua kelas.

Lulus dari madarasah, aq banting stir ke SMK (dulu STM) tepatnya di SMKN 1 Gadingrejo ambil jurusan elektronika. Di STM ini, aku pertama kalinya merasakan jauh dari rumah karena harus ngekos. Tinggal dikosan sendiri, agak jauh juga dari sekolahan. Aku merasakan hal yang sangat berbeda, karena semuanya baru. Sekolah yang baru, teman yang baru, seragam baru, guru baru, dan lingkungan yang baru.

Di STM, kelas 1 aku masuk kelas ‘unggulan’ yaitu 1E1. Ceritanya dari dulu, kelas 1E1 itu kelas yang isinya orang2 pinter dan hebat2. Tapi aku heran, kok aku bisa masuk sini ya?? hehe.

Selama sekolah di STM, banyak yang aku dapat. Aktif organisasi, mulai dari Pramuka, ARTIPALA (pecinta alam: red), Saka Bhayangkara, sampe OSIS pernah aku ikutin (yah walaupun gxpernah jadi ketuanya hehe). Semua memberikan aq pengalaman yang berharga, dan menambah teman2 dari luar sekolah.

Kenakalan di Madarasah dulu, ternyata belom sepenuhnya hilang :D . Di kelas 2 (kalau sekarang kelas 11) kami tetep saja suka membolos. Bahkan hampir setiap hari. Sampai pada suatu hari pagi sebelum pelajaran dimulai,  WAKA Kurikulum yang bernama Pak Zareffles (dan juga guru paling ditakuti disekolahan) masuk kekelas dan memberi ‘wejangan’ khas beliau. Setelah itu, sebelum istirahat, giliran WAKA Kesiswaan yaitu Pak Maryadi juag memberikan ‘wejangan’ khas beliau. Mantab dah! Namun itu belum selesai. Setelah istirahat, masuk kembali ke lab dengan mata pelajaran kejuruan yang diajar oleh Pak Dwi Woho yang juga menjabat sebagai Kepala Jurusan Elektro. Disitu juga mendapat ‘wejangan’, kali ini lebih ekstrim, karena tidak cuma wejangan yang kami dapat namun kami dapat juga hukuman atas kenakalan kami yang sering bolos. Hukumannya yaitu ‘TIDAK BOLEH BELAJAR DI LAB SELAMA SATU SEMESTER’. Itu sebuah pukulan yang keras bagi kami, tapi kami menyadari itu karena ulah kami semua.

Tapi alhamdulillah, kami masih diberi kesempatan oleh beliau. Setelah berembuk satu kelas dengan pak Dwi, akhirnya kami membuat kesepakatan yang ditulis disurat perjanjian. Isinya kami berjanji tidak akan mengulagi bolos2 lagi, kalo masih bolos kami menerima hukuman yang tadi. hehe. Dan Alhamdulillah, akhirnya setelah melalui ujian yang luar biasa, aku dan kawan2 seangkatan bisa lulus dari STM bulan Juni tahun 2005.

Setelah lulus sekolah, setahun aku ikut teman bapak di bengkel elektronik. Disana aku diajari bagaimana cara menjadi seorang montir peralatan2 elektronika. Mulai dari televisi, radio, sound system, sampai kipas angin. Namun ternyata Allah berkehendak lain. Pas sedang maen ke tempat Nur Zaman (temen pas SMK : red), aku diajak maen ke Unila saat itu juga. Tanpa banyak tanya, meluncurlah kami berdua ke Unila. Sampai di Unila, ternyata Nur hendak daftar masuk Unila. Tanpa banyak berfikir aku ikut daftar juga. Namun hari itu tanggal 19 juni 2006 (kalau tidak salah inget) SPMB belum buka. SPMB baru buka tanggal 20 juni 2006. Akhirnya kami pulang karena pendaftaran belum buka.

Keesokan harinya, kami kembali dengan persiapan yang lebih matang untuk daftar SPMB. Aku inget banget waktu itu belum terlalu ramai yang daftar, dan cuma kami berdua yang daftar waqtu itu belum ada antrian. Tapi setelah kami ambil formulir, baru nampak beberapa orang yang mengambil formulir juga. Setelah dapat formulir langsung kami isi, ternyata aku dan temenku nomornya tidak urut. Aku dapat nomor xxx-xxx-18 (sebetulnya panjang nomornya, tapi hanya itu yang kuingat :D ) dan temenku dapat nomor xxx-xxx-08. Hehe sengaja agaknya biar gxcontekan pas ujian masuk nanti. Aku memilih Jurusan Teknik Elektro Unila sebagai pilhan kuliah.

Hari dimana ujian SPMB dilaksanakan pun tiba. Aku menginap ditempat nenek Nur selama ujian masuk. Dengan persiapan alakadarnya aku mencoba untuk menjawab semua pertanyaan. Atas kehendak Allah SWT dan aku yang kurang persiapan (padahal tidak ada persiapan) aku nggak lolos SPMB waktu itu. Tapi orang2 yang duduk disebelahku (nomor 17 dan 19) lolos. hiks hiks.

Tapi aku tidak patah semangat :D , aku mencoba lagi jalur non-reguler, dan alhamdulillah lolos. Jadilah aku Mahasiswa. Sebuah status yang nggak pernah aku bayangkan sebelumnya. Sama seperti saat STM dulu, disni semuanya baru. Status baru (mahasiswa:red :D ), kampus baru, dosen baru, lingkungan baru, dan teman2 baru. Selama kuliah, sangat banyak ilmu yang aku dapatkan. Ilmu dari perkuliahan, ilmu kehidupan, dan ilmu agama.

Nggak jauh beda sama disekolah dulu, aku juga aktif ikut organisasi mahasiswa (n lagi2 juga gxpernah jadi ketua umum😀 ), mulai dari Himpunan Jurusan, UKM FOSSI (rohisnya fakultas), dan UKM Birohmah (rohisnya Unila) pernah aku ikutin. Namun yang paling keren, ternyata aku ‘dicemplungin’ ke sebuah perkumpulan rohis mahasiswa se-Indonesia yang namanya FSLDK, alhamdulillah dapat banyak ilmu dan teman disini.

13 semester aku lalui dikampus tercinta, alhamdulillah akhirnya aku bisa mendapatkan apa yang menjadi harapanku, harapan kedua orang tuaku. Alhamdulillah aku bisa lulus kuliah juga…

5 responses to “author..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s